LPDB Salurkan 53 Persen Dana Bergulir, Koperasi Sektor Riil Jadi Prioritas

Direktur Utama LPDB Krisdianto saat memberikan keterangan dalam acara temu mitra koperasi di sektor riil di Gedung LPDB Koperasi, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026. (Foto: RRI)

MajalahPIP.com, JAKARTA – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) mencatat penyaluran dana bergulir mencapai 53 persen dari target Rp2,1 triliun pada 2026.

Direktur Utama LPDB Krisdianto mengatakan, sebagian besar penyaluran dana bergulir tersebut diarahkan kepada koperasi yang bergerak di sektor riil.

“Jadi ini adalah kali pertamanya LPDB melakukan kegiatan temu mitra khusus untuk koperasi sektor riil. Di mana ini adalah batch pertama ya, karena rencana kita akan melakukan lagi acara serupa di batch-batch berikutnya,” kata Krisdianto dalam kegiatan temu mitra koperasi sektor riil di Gedung LPDB Koperasi, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Temu mitra tersebut diikuti sekitar 64 peserta yang berasal dari 32 koperasi di berbagai wilayah Indonesia.

 

Menurut Krisdianto, realisasi penyaluran dana bergulir saat ini telah mencapai lebih dari separuh target tahunan yang ditetapkan LPDB.

“Kita on the track yaitu kurang lebih 53 persen dari target selama satu tahun. Target kita-kan Rp2,1 triliun, kita sudah 50 persennya lebih, bahkan 53 persen pencapaian penyaluran kita kepada koperasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor riil menjadi penerima utama penyaluran dana bergulir LPDB. Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan agar sedikitnya 85 persen dana diarahkan kepada sektor riil.

“Karena memang sesuai dengan arahan pimpinan minimal 85 persen itu diarahkan kepada sektor riil,” ucapnya.

Krisdianto menegaskan, kebijakan tersebut bukan berarti LPDB mengesampingkan koperasi simpan pinjam.

“Bukan berarti kementerian kami atau LPDB tidak berpihak kepada koperasi simpan pinjam. Tapi kita ingin memfokuskan kepada teman-teman di koperasi sektor riil ini untuk lebih banyak terjadi penguatan khususnya di pemodalan mereka,” katanya.

Menteri Koperasi Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyambut baik pelaksanaan temu mitra koperasi sektor riil yang digelar LPDB.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi antara LPDB dengan para mitra kerja.

Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam membangun ekosistem koperasi yang sehat, berdaya saing, dan produktif.

“Saya mengajak seluruh koperasi untuk tidak ragu memanfaatkan dana bergulir dari LPDB. Karena dana bergulir merupakan instrumen pembiayaan resmi dari pemerintah yang dirancang untuk memperkuat permodalan koperasi dan memperluas manfaat ekonomi bagi anggotanya,” ujarnya. (sbh)