Seperti Bali, Koperasi Jawa Barat Didorong Perkuat Potensi Wisata Desa

Ketua Dekopinwil Jawa Barat Yuke Maulani Septina mendorong pengembangan koperasi wisata berbasis potensi desa. Dorongan itu disampaikan Yuke saat melakukan kunjungan ke Bali, Selasa (15/9/2026). (Foto: ISTIMEWA)

MajalahPIP.com, BALI – Ketua Dekopinwil Jawa Barat Yuke Maulani Septina mendorong pengembangan koperasi wisata berbasis potensi desa. Dorongan itu disampaikan Yuke saat melakukan kunjungan ke Bali, Selasa (15/9/2026).

Selain Ketua Dekopinwil Jawa Barat, Yuke juga menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Yuke mendiskusikan pengembangan koperasi di Jawa Barat. Menurut Yuke, Jawa Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan koperasi.

“Sebenarnya, untuk urusan koperasi, Jawa Barat jagonya. Kongres koperasi yang menetapkan Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi digelar di Jawa Barat,” kata Yuke melalui siaran persnya, Rabu (16/9/2026).

 

Selain memiliki sejarah panjang, Jawa Barat juga memiliki banyak koperasi yang telah berusia ratusan tahun.

“Di Jawa Barat banyak koperasi yang usianya ratusan tahun, koperasi heritage, salah satunya koperasi susu,” ujarnya.

Yuke mengatakan Jawa Barat memiliki 27 kabupaten dan kota dengan sekitar 1.900 koperasi. Menurutnya, jumlah tersebut masih kurang jika dibandingkan dengan luas wilayah Jawa Barat.

“Bayangkan saja, dengan wilayah yang sangat luas jumlah koperasinya hanya 1.900-an. Bandingkan dengan Bali yang wilayah lebih kecil jumlah koperasinya sudah mencapai 6.000-an,” ungkap Yuke.

Karena itu, Yuke menilai pengembangan koperasi masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan. Salah satu potensi yang disoroti adalah koperasi karyawan di kawasan industri Jawa Barat.

Yuke mendorong pembentukan koperasi karyawan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi kawasan industri.

Menurutnya, koperasi karyawan dapat memiliki aset besar jika melayani pekerja dalam jumlah besar. Koperasi tersebut berpotensi melayani puluhan ribu karyawan di kawasan industri.

Rombongan Yuke dalam kunjungan tersebut turut diikuti Ketua Puskud Jabar Toto Iskandar. Ketua Dekopinda Kabupaten Bekasi Ade Ardiansyah juga turut serta dalam rombongan.

Selain koperasi karyawan, pengembangan koperasi wisata juga menjadi perhatian Dekopinwil Jawa Barat.

Menurutnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP dapat dikembangkan berdasarkan potensi ekonomi masing-masing desa.

Pengembangan tersebut dapat diarahkan melalui desa wisata dan produk lokal yang dikembangkan UMKM. “Untuk urusan ini Jawa Barat gudangnya,” tegas Yuke.

Yuke menyarankan peluang bagi rekan-rekan koperasi yang ingin melakukan kunjungan dan berdiskusi mengenai koperasi di Bali dapat menghubungi Koperasi Poetera Desa Wisata.

Koperasi tersebut dikenal dengan layanan Poetera Desa Tour & Travel. (MajalahPIP)