Jamkopmas 2026, Ketua Harian Dekopin: Koperasi Mahasiswa Inkubator Bisnis

Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Ir. Priskhianto, M.B.A (nomor enam dari kiri, baju putih) menghadiri acara Grand Opening Jambore Koperasi Mahasiswa (Jamkopnas) 2026 yang digelar di kampus UIN Syarih Hidayatullah, Jakarta, Selasa (4/8/2026). (Foto: Dok Dekopin)

MajalahPIP.com, JAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi tuan rumah Jambore Koperasi Mahasiswa Nasional (Jamkopnas) 2026 yang digelar di Auditorium Harun Nasution, Selasa (4/8/2026).

Mengusung tema “Seeds of Change: Youth Cooperative Cultivating Culture, Nature, and Community for a Sustainable Future”, kegiatan ini mempertemukan 135 peserta yang mewakili 35 delegasi dari berbagai kabupaten, kota, dan provinsi di Indonesia.

Pembukaan Jamkopnas 2026 dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Ir. Priskhianto, M.B.A. yang mewakili Ketua Umum Dekopin, dan Staf Khusus Menteri Koperasi Indonesia David Bastian yang mewakili Menteri Koperasi.

Dalam sambutannya, Ketua Harian Dekopin Priskhianto menegaskan bahwa koperasi merupakan implementasi amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang mengedepankan asas kebersamaan dan demokrasi ekonomi.

 

“Pemerintah saat ini memberikan perhatian besar terhadap pengembangan koperasi sehingga momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat perekonomian bangsa. Secara khusus, ia mendorong Koperasi Mahasiswa (KOPMA) agar berperan lebih strategis sebagai pusat kegiatan ekonomi kampus, inkubator bisnis, pengelola unit usaha, laboratorium kewirausahaan, hingga jembatan antara dunia kampus dan industri,” jelasnya.

Ia menambahkan, dukungan terhadap Koperasi Mahasiswa diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai pusat aktivitas ekonomi kampus sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan muda yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ali Munhanif, mengatakan bahwa penyelenggaraan Jamkopnas 2026 menjadi momentum penting untuk menyambut arah baru kebijakan ekonomi Indonesia yang kembali menempatkan koperasi sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional.

“Disitulah kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di JAMKOPNAS ini merupakan kegiatan yang punya arti banyak, tidak hanya sekedar lomba dan lalu kemudian konseptualisasi atau semacam seminar, tapi juga bisa diadakan berbagai kegiatan-kegiatan fisik seperti traveling outbound ataupun perlombaan yang merupakan arena membangun silaturahmi solidaritas dimana koperasi tadi itu bisa disamakan secara meluas,” jelasnya.

Ketua Pelaksana Jamkopnas 2026, Mei Shelly Alivia, menjelaskan bahwa kegiatan tidak hanya berfokus pada seminar, tetapi juga diisi berbagai kompetisi untuk mengembangkan kapasitas dan kreativitas peserta.

“Lalu, rangkaian kita itu sekarang ini kita lagi grand opening. Nah, setelah kegiatan grand opening, kita akan lanjut kepada rangkaian kegiatan perlombaan kita, yaitu LCC, business plan, dan esai, untuk hari selanjutnya itu kita bakal ada semifinal untuk debat dan LCC, lalu di hari terakhir kita ada grand closing yang dimana itu kita gala dinner dan untuk seleksi Abang None,” jelasnya.

Jamkopnas 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2026. Selain Grand Opening di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, rangkaian kegiatan juga dilaksanakan di ruang Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) untuk pelaksanaan lomba, Auditorium Hotel Syahida Inn, serta ditutup dengan kegiatan field trip di Aqua Game Bogor. (sbh)