Prabowo Jamin Barang Subsidi di Kopdes Merah Putih Dijual Murah

MajalahPIP.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memastikan puluhan ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) segera beroperasi. KDMP nantinya menjadi sentra penyaluran berbagai barang subsidi pemerintah kepada masyarakat.
Prabowo menjamin barang subsidi yang disalurkan melalui koperasi tersebut dijual dengan harga murah.
Ia menegaskan barang subsidi harus sampai kepada masyarakat tanpa kelangkaan maupun kenaikan harga.
“Sebentar lagi puluhan ribu Koperasi Merah Putih akan beroperasi. Kita akan menjamin semua barang yang disubsidi untuk rakyat akan sampai ke rakyat dengan harga serendah-rendahnya harga subsidi. Barang subsidi tidak boleh diperdagangkan dan tidak akan diperdagangkan,” tegas Prabowo dalam acara Mukhtamar ke-35 NU, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (28/8/2026).
Menurut Prabowo, operasional KDKMP menjadi salah satu prestasi pemerintah selama dirinya menjabat presiden.
Selain koperasi, pemerintah juga membangun puluhan ribu dapur umum untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo mengakui pelaksanaan MBG masih menghadapi berbagai tantangan dan kekurangan. Namun, ia meyakini berbagai kekurangan tersebut dapat segera diselesaikan pemerintah.
“MBG adalah propgram besar, tantangan banyak kekurangannya masih banyak, tapi kita akan selesaikan kekurangan tersebut. Karena yang penting adalah manfaat harus diterima oleh semua anak-anak dan semua ibu hamil, dan semua orang tua lanjut usia,” pungkasnya.
Target 35 Ribu KDMP Beroperasi
Pemerintah menargetkan pembangunan 35 ribu KDKMP rampung pada akhir Agustus 2026. Sebanyak 35 ribu koperasi tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada September mendatang. Pembangunan KDMP juga dipastikan berlanjut pada tahun depan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah menargetkan pembangunan hingga 35 ribu koperasi tambahan.
“Nanti tahun depan akan dilanjutkan, tahun ini 35 ribu, tahun depan diperkirakan akan juga, kita bisa selesaikan 30 ribu sampai 35 ribu desa. Itu mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tutur Zulhas di Gedung Ditjen Pajak Kemenkeu, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).
Zulhas mengatakan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap pembangunan KDKMP. Evaluasi terutama dilakukan terhadap pembangunan koperasi di wilayah dengan kondisi geografis tertentu.
“Ada di sana-sini yang tidak tepat, tentu kita akan koreksi. Seperti pembangunan gunung-gunung, ada satu, dua, atau berapa banyak, kita, kita akan tertibkan,” imbuhnya. (sbh)

.jpeg)


