Kemenkop Dorong 317 KDKMP Lamongan Jadi Koperasi Modern

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kemenkop Destry Anna Sari. (Foto: Dok Kemenkop)

MajalahPIP.com, LAMONGAN – Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong 317 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Lamongan berkembang menjadi koperasi modern.

Koperasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan usaha di tingkat desa.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kemenkop, Destry Anna Sari, mengatakan penguatan kapasitas pengurus menjadi langkah penting. Program magang dinilai dapat menyiapkan pengelola KDKMP yang kompeten dalam mengembangkan usaha koperasi.

“Para peserta membawa bekal pembelajaran mengenai pengelolaan koperasi yang profesional, produktif, dan berkelanjutan untuk diterapkan di daerah masing-masing,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Lamongan, Minggu (30/8/2026).

 

54 Pengurus KDKMP Ikuti Program Magang

Program magang pengurus KDKMP Sektor Serba Usaha berlangsung selama delapan hari. Kegiatan tersebut diikuti 54 pengurus KDKMP dari 31 provinsi di Indonesia.

Para peserta mengikuti pembekalan, studi kunjungan, serta praktik langsung di Kopontren Sunan Drajat Lamongan.

Destry menjelaskan program tersebut memberikan pengalaman praktis kepada pengurus KDKMP. Pengalaman tersebut mencakup penerapan tata kelola koperasi secara profesional dan pengembangan potensi usaha.

Materi pelatihan meliputi tata kelola, kewirausahaan, kepemimpinan, serta pengembangan usaha koperasi.

Peserta juga mendapatkan materi pengelolaan keuangan, pembiayaan, penyusunan proposal bisnis, dan mitigasi risiko.

Menurut Destry, pengalaman serta jejaring selama magang menjadi modal pengembangan KDKMP. Modal tersebut diharapkan memperkuat tata kelola dan kemampuan usaha setelah peserta kembali ke daerah.

“Keberhasilan program tidak hanya diukur dari keikutsertaan peserta selama kegiatan, tetapi dari penerapan pengetahuan tersebut dalam pengembangan koperasi,” katanya.

90 KDKMP Lamongan Mulai Beroperasi

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Lamongan, 317 KDKMP telah terbangun secara fisik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 90 unit KDKMP telah mulai beroperasi.

Kepala Bidang Perkoperasian Diskopum Kabupaten Lamongan, Yusup Efendi, mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan.

Tantangan utama berkaitan dengan kesiapan pengurus dalam menjalankan kegiatan usaha koperasi. “Dari jumlah 317 KDKMP, sebanyak 90 unit telah beroperasi. Ini membawa tantangan tersendiri, terutama terkait kesiapan pengurus dalam menjalankan operasional koperasi,” ujarnya.

Yusup menambahkan respons masyarakat terhadap keberadaan KDKMP cukup positif. Salah satu KDKMP bahkan mencatat omzet hingga Rp14 juta dalam sehari saat peluncuran awal.

Produk yang paling banyak diminati masyarakat meliputi beras, minyak goreng, dan elpiji.

Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi KDKMP dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengembangkan ekonomi desa. (sbh)