Menkop Ferry Bongkar Ketidakbecusan Pengurus Koperasi, Apaan Tuh?

MajalahPIP.com, JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong koperasi mengubah orientasi pengelolaan usaha. Koperasi diminta tidak lagi hanya berfokus pada aspek kelembagaan dan kegiatan administratif.
Ferry mendorong koperasi aktif mengembangkan bisnis serta memperkuat kegiatan usaha produktif.
“Sekarang kami juga terus mendorong agar koperasi itu harus membangun pola pengembangan bisnis dan usaha untuk masuk ke sektor produksi, kembali ke sektor distribusi, industri dan keuangan,” ujar Ferry dalam acara Muktamar V Wahdah Islamiyah di Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Menurut Ferry, koperasi selama ini cenderung lebih banyak memperhatikan aspek kelembagaan. Sementara itu, pengembangan bisnis dan usaha belum menjadi perhatian utama. Padahal, kegiatan usaha diperlukan agar koperasi memberikan manfaat ekonomi lebih besar.
RAT Harus Diikuti Pengembangan Usaha
Ferry mengatakan kegiatan administratif tetap menjadi bagian penting dalam tata kelola koperasi. Salah satunya melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Namun, RAT tidak boleh berhenti sebagai kegiatan administratif semata. Pelaksanaan RAT perlu diikuti dengan tindak lanjut berupa pengembangan usaha.
Langkah tersebut diperlukan agar koperasi mampu memberikan manfaat ekonomi kepada para anggotanya.
Koperasi juga diharapkan memiliki kegiatan usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Koperasi Didorong Masuk Sektor Produksi
Ferry menegaskan perubahan orientasi koperasi merupakan bagian dari mandat Presiden Prabowo Subianto. Mandat tersebut berkaitan dengan reformasi koperasi agar kembali berperan dalam perekonomian nasional.
Melalui transformasi tersebut, koperasi didorong memperkuat kegiatan bisnis dan usaha. Sektor yang menjadi sasaran mencakup produksi, distribusi, industri, dan keuangan.
Penguatan sektor usaha dinilai penting agar koperasi memiliki aktivitas ekonomi yang lebih produktif.
Koperasi juga diharapkan mampu berkembang sesuai kebutuhan para anggotanya. Dengan demikian, koperasi tidak hanya kuat dari sisi kelembagaan.
Koperasi juga diharapkan mampu menjadi entitas bisnis yang memberikan nilai tambah ekonomi. (sbh)

.jpeg)


