Anggaran BGN 2027 Rp240,20 Triliun, Jatah MBG Rp232 Triliun

MajalahPIP.com, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat pagu anggaran Rp240,20 triliun pada 2027. Dari anggaran tersebut, sebanyak Rp232,50 triliun dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN Sudaryono mengatakan anggaran tersebut terbagi dalam dua program utama. Program pertama adalah Pemenuhan Gizi Nasional dengan alokasi Rp232,88 triliun. Anggaran tersebut mencakup Rp232,50 triliun untuk pelaksanaan program MBG.
Sementara itu, Program Dukungan Manajemen mendapat alokasi Rp7,33 triliun. Anggaran tersebut setara 3,05 persen dari total pagu BGN pada 2027.
Sebagian besar anggaran dukungan manajemen dialokasikan untuk gaji dan tunjangan sebesar Rp7 triliun. Kemudian, Rp81,7 miliar dialokasikan untuk operasional dan pemeliharaan kantor. Adapun dukungan manajemen nonoperasional mendapat alokasi Rp160,2 miliar.
“Pagu anggaran BGN tahun 2027 ini yaitu sebesar Rp 240,20 triliun tersebut terbagi ke dalam dua program. Program Pemenuhan Gizi Nasional, Rp 232,88 triliun atau 96,95%. Kedua, Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 7,33 triliun atau 3,05% dari total keseluruhan anggaran BGN di tahun 2027,” katanya dalam RDP dengan Komisi IX DPR, Kamis (3/9/2026).
Target Penerima MBG Capai 72,46 Juta Orang
Dengan pagu Rp240,20 triliun, BGN menargetkan penerima manfaat MBG mencapai 72.464.886 orang. Jumlah tersebut setara sekitar 72,46 juta penerima manfaat pada 2027.
“Dengan anggaran Rp 240,20 triliun tadi, baik itu yang kemudian dikonversi menjadi menu makanan dan kemudian dukungan manajemen, itu target penerima manfaatnya adalah 72.464.886 orang,” katanya.
Target penerima manfaat tersebut terbagi dalam dua kelompok utama. Kelompok pertama adalah peserta didik dengan jumlah 60.599.777 orang.
Mereka mencakup peserta didik PAUD, RA, TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK sederajat, SLB hingga santri.
Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp198,96 triliun untuk kelompok peserta didik tersebut.
Sementara kelompok kedua terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Jumlah penerima manfaat dari kelompok tersebut mencapai 11.865.109 orang.
Untuk kelompok tersebut, BGN mengalokasikan anggaran sebesar Rp33,54 triliun.
Target BGN Lampaui Basis RPJM 2027
Sudaryono menyebut target penerima manfaat MBG 2027 berada di atas basis RPJM.
Target dalam RPJM 2027 ditetapkan sebanyak 64,94 juta penerima manfaat. Artinya, target BGN mencapai sekitar 7,52 juta penerima lebih banyak dibandingkan basis tersebut.
“BGN ingin menyampaikan bahwa target sebesar 72,46 juta ini berada di atas basis RPJM 2027 yang ditetapkan target penerimaan manfaatnya sebesar 64,94 juta orang,” terangnya. (sbh)

.jpeg)


